Langsung ke konten utama

SMP Hang Tuah 1 Jakarta Hadirkan Indra Martha Rusmana, Begini Responnya

 

Foto: Peserta CBT seusai Outbond


Bertempat di kawasan Cisarua, Bogor, SMP Hang Tuah 1 Jakarta menggelar kegiatan Character Building Training (CBT). Kegiatan yang mengangkat tema “Sinergi Mengukir Prestasi” ini diikuti oleh pendidik dan tenaga kependidikan SMP Hang Tuah 1 Jakarta sebanyak 28 orang.


Vitri Junistisia, kepala SMP Hang Tuah 1 Jakarta menyampaikan bahwa kegiatan Character Building Training (CBT) ini sebagai upaya meningkatkan kebersamaan, kekeluargaan, dan juga sebagai tempat menyamakan persepsi antara pendidik dan tenaga kependidikan.


“Kami sebagai pimpinan berusaha sebaik mungkin agar ke depan, SMP Hang Tuah 1 Jakarta dapat terus mempertahankan predikat unggul yang saat ini sudah didapatkan. Oleh karena itu, materi yang kami sampaikan tidak terlepas dari organisasi, etika berorganisasi, ESQ, dan juga outbond yang semuanya bertujuan agar guru serta tenaga kependidikan dapat semakin memahami dan memiliki rasa memiliki kepada SMP Hang Tuah 1 Jakarta.” tutup Vitri.


Indra Martha Rusmana, founder Bina Cerdas Mandiri yang juga seorang motivator dan trainer dari BCM Education and Training Centre (BCMetc) dipercaya untuk mendampingi dan menjadi narasumber kegiatan Character Building Training (CBT) yang diselenggarakan oleh SMP Hang Tuah 1 Jakarta.


Kegiatan CBT berjalan sesuai dengan rencana dan juga terlihat peserta begitu antusias mengikuti kegiatan yang digelar selama 2 (dua) hari ini, baik kegiatan indoor atau pun outdoor. Semua terlibat dan memang inilah kegiatan yang membuat peserta belajar sambil mengajar.


Deny Wicaksono, salah satu guru menyampaikan kesannya diakhir kegiatan (sesi penutupan), “Kami senang, bahagia, semangat, dan tidak merasakan lelah. Padahal kegiatan indoor yang biasanya merasa ngantuk saat belajar, kali ini kami tidak merasakan itu. Narasumber membuat kami terus fokus dan ikut serta dalam proses materi. Kami juga mendapatkan hal-hal baru yang akan kami terapkan nanti saat di sekolah.” tutup Deny.


Sementara itu Nanda Oktaviani yang juga peserta CBT menyampaikan, “Saya bahagia, senang dan merasakan hal yang luar biasa. Kami tidak digurui, tapi kami dipercaya untuk meningkatkan kompetensi kami. Selama kegiatan CBT di dalam ruangan, saya menemukan hal-hal baru dalam mendidik, mengajar, dan juga mendekati siswa dalam proses pembelajaran. Kang Indra memberikan dampak luar biasa, menginspirasi dan memotivasi. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada panitia yang sudah menghadirkan narasumber yang luar biasa dalam CBT kali ini.” ujar Nanda, yang merupakan guru BK di SMP Hang Tuah 1 Jakarta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Begini Pesan Motivator Banten saat Menjadi Pembina Upacara di SMPN 17 Kota Serang

  Foto: Indra Martha Rusmana Menjadi Pembina Upacara di SMPN 17 Kota Serang  Upacara pengibaran bendera di SMPN 17 Kota Serang hari ini, Senin, 16 Oktober 2023 berbeda. Pembina upacara pada upacara pengibaran bendera merah putih adalah Motivator dari Bina Cerdas Mandiri (BCM) yang juga Penggiat Anti Narkoba dari GANN (Generasi Anti Narkotika Nasional) Banten, Indra Martha Rusmana. Upacara berjalan khidmat, pemimpin upacara memimpin upacara dengan begitu tegas dan lugas. Bahkan saat bendera merah putih dikibarkan, petugas pengibaran luar biasa terlihat tegas dan pas, sehingga saat bendera merah putih akan dikibarkan, begitu tepat waktunya, baik saat melaporkan bahwa bendera telah siap, maupun saat dikibarkan dengan diiringi lagu Indonesia Raya. Saat amanat pembina upacara, Indra Martha Rusmana, mengapresiasi kinerja petugas upacara pengibaran bendera pada hari Senin ini, kemudian menyampaikan beberapa hal terkait dengan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Pered...

Pelajaran dari Seorang Ayah

Kisah seorang anak ================ Seorang Anak, menelpon Ayahnya yang tinggal pisah rumah dengan ibunya. Pagi itu, Ibunya sakit dan tidak bisa mengantar Anaknya sekolah seperti biasanya. Jarak sekolah 1 KM dari rumahnya, dan si Anak bertubuh lemah. Pagi itu jam 06.00 si Anak menelpon Ayahnya : Anak : "Ayah, antarkan aku sekolah." Ayah : "Ibumu kemana?" Anak : "Ibu sakit Ayah, tidak bisa mengantarkanku ke sekolah, kali ini Ayahlah antarkan Aku ke sekolah." Ayah : "Ayah tidak bisa, Ayah nanti terlambat ke kantor, kamu naik angkot saja atau ojek." Anak : "Ayah, uang Ibu hanya tinggal 10 ribu, Ibu sakit, kami pun belum makan pagi, tak ada apa-apa di rumah, kalau Aku pakai untuk ongkos, kasihan Ibu belum makan, juga Adik-adik nanti makan apa Ayah?" Ayah : "Ya sudah kamu jalan kaki saja ke sekolah, Ayah juga dulu ke sekolah jalan kaki. Kamu Anak laki-laki harus kuat." Anak : "Ya sudah, terimakasih Aya...

JANGAN LIHAT MASA LALU

RENUNGAN Saat ini Tidak ada  "orang baik" yang tidak punya  masa lalu, Dan tidak ada  "orang  jahat" yang tidak punya  masa depan. Setiap orang memiliki  kesempatan yang sama untuk  berubah menjadi lebih baik. Bagaimanapun masa lalunya dahulu,  sekelam apa lingkungannya dulu,  dan seburuk apa perangainya di masa lampau. Berilah kesempatan seseorang untuk  berubah. Karena,  "seseorang yang hampir membunuh Rasul pun" kini berbaring di sebelah makam beliau. :  Umar bin Khattab. Jangan melihat seseorang dari masa lalunya..  "Seseorang yang pernah berperang melawan agama Allah pun" akhirnya menjadi pedang-nya  Allah :  Khalid bin Walid Jangan memandang seseorang dari  status dan  hartanya,  karena  sepatu emas fir'aun berada di neraka,  sedangkan  terompah Bilal bin rabah terdengar di syurga. Intinya, Jangan memandang  Remeh seseorang ka...