Langsung ke konten utama

Begini Kata Indra Mengenai PAUD dalam Seminar Parenting di PAUD ICMi

 

Foto: Indra Martha Rusmana dan Peserta Seminar Parenting PAUD ICMi, Kota Serang

Serang (28/9) Bertempat di aula lembaga, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kelompok Bermain (Kober) Ikhlas Cerdas Mandiri (ICMi) mengadakan kegiatan seminar parenting. Kegiatan yang merupakan ajang silaturahmi antara orangtua murid dan guru ini merupakan wahana belajar dan tempat berbagi hal-hal baik bagi orangtua/ wali murid.


Pipin Lestari, pengelola/ kepala PAUD Kober ICMi dalam sambutannya mengatakan bahwa pola asuh/ parenting yang selama ini diterapkan oleh orang tua di rumah kepada anak-anaknya sebenarnya ada teorinya, namun karena belum mengenal teori, akhirnya praktik saja yang sudah dilakukan. “Maka pada hari ini, kami mengundang orangtua/wali murid untuk sama-sama belajar dan memahami pentingnya pola asuh anak baik di rumah atau di sekolah. Sehingga sinergitas antara kegiatan lembaga dengan keluarga dapat terjalin dengan baik.” Tutup Pipin dalam sambutannya.


Kegiatan yang diikuti oleh orangtua/ wali murid ini menghadirkan Indra Martha Rusmana, akademisi dari Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) sebagai pembicara. Sosok pembicara asal Kota Serang, Banten ini memang dikenal sebagai pembicara dalam event akademis dan non akademis yang berkaitan dengan pemberdayaan diri dan masyarakat.


Indra dalam pemaparan materinya menyampaikan bahwa Pendidikan anak usia dini adalah pondasi penting dalam membentuk masa depan anak-anak. Pada tahap ini, anak akan mulai membentuk pola pikir, emosi, serta keterampilan sosial mereka. Karena perkembangan anak usia dini meliputi 6 (enam) aspek, yaitu agama dan moral, sosial emosional, kognitif, fisik dan motorik, seni, dan bahasa. “Sudah seharusnya pendidikan anak usia dini di negeri ini tidak menekankan dan fokus kepada aspek akademik (pencapaian nilai dan prestasi akademik) saja. Melainkan fokus pada kebutuhan sosial, emosional, dan juga kreativitas anak. Sehingga anak usia dini dapat memiliki rasa kepedulian dan belas kasih sayang dalam diri mereka.” ujar Indra.

Berikut link video pendek kegiatan Seminar Parenting:

https://www.instagram.com/reel/Cxr1Zs-SJTA/?igshid=NzZhOTFlYzFmZQ==

Seminar parenting ini juga mendapat apresiasi dari ketua POMG (Persatuan Orangtua Murid dan Guru), Hj. Rosmiati, yang mengatakan “Kami berterimakasih kepada lembaga yang telah mengajak untuk terus belajar, sehingga kami orangtua dan wali murid dapat terus belajar dan menerapkan pola asuh yang dapat mewujudkan anak-anak kami menjadi generasi yang sehat, cerdas, bahagia, dan berkarakter.” Tutup Hj. Rosmiati.


#paudICMi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Begini Pesan Motivator Banten saat Menjadi Pembina Upacara di SMPN 17 Kota Serang

  Foto: Indra Martha Rusmana Menjadi Pembina Upacara di SMPN 17 Kota Serang  Upacara pengibaran bendera di SMPN 17 Kota Serang hari ini, Senin, 16 Oktober 2023 berbeda. Pembina upacara pada upacara pengibaran bendera merah putih adalah Motivator dari Bina Cerdas Mandiri (BCM) yang juga Penggiat Anti Narkoba dari GANN (Generasi Anti Narkotika Nasional) Banten, Indra Martha Rusmana. Upacara berjalan khidmat, pemimpin upacara memimpin upacara dengan begitu tegas dan lugas. Bahkan saat bendera merah putih dikibarkan, petugas pengibaran luar biasa terlihat tegas dan pas, sehingga saat bendera merah putih akan dikibarkan, begitu tepat waktunya, baik saat melaporkan bahwa bendera telah siap, maupun saat dikibarkan dengan diiringi lagu Indonesia Raya. Saat amanat pembina upacara, Indra Martha Rusmana, mengapresiasi kinerja petugas upacara pengibaran bendera pada hari Senin ini, kemudian menyampaikan beberapa hal terkait dengan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Pered...

Pelajaran dari Seorang Ayah

Kisah seorang anak ================ Seorang Anak, menelpon Ayahnya yang tinggal pisah rumah dengan ibunya. Pagi itu, Ibunya sakit dan tidak bisa mengantar Anaknya sekolah seperti biasanya. Jarak sekolah 1 KM dari rumahnya, dan si Anak bertubuh lemah. Pagi itu jam 06.00 si Anak menelpon Ayahnya : Anak : "Ayah, antarkan aku sekolah." Ayah : "Ibumu kemana?" Anak : "Ibu sakit Ayah, tidak bisa mengantarkanku ke sekolah, kali ini Ayahlah antarkan Aku ke sekolah." Ayah : "Ayah tidak bisa, Ayah nanti terlambat ke kantor, kamu naik angkot saja atau ojek." Anak : "Ayah, uang Ibu hanya tinggal 10 ribu, Ibu sakit, kami pun belum makan pagi, tak ada apa-apa di rumah, kalau Aku pakai untuk ongkos, kasihan Ibu belum makan, juga Adik-adik nanti makan apa Ayah?" Ayah : "Ya sudah kamu jalan kaki saja ke sekolah, Ayah juga dulu ke sekolah jalan kaki. Kamu Anak laki-laki harus kuat." Anak : "Ya sudah, terimakasih Aya...

JANGAN LIHAT MASA LALU

RENUNGAN Saat ini Tidak ada  "orang baik" yang tidak punya  masa lalu, Dan tidak ada  "orang  jahat" yang tidak punya  masa depan. Setiap orang memiliki  kesempatan yang sama untuk  berubah menjadi lebih baik. Bagaimanapun masa lalunya dahulu,  sekelam apa lingkungannya dulu,  dan seburuk apa perangainya di masa lampau. Berilah kesempatan seseorang untuk  berubah. Karena,  "seseorang yang hampir membunuh Rasul pun" kini berbaring di sebelah makam beliau. :  Umar bin Khattab. Jangan melihat seseorang dari masa lalunya..  "Seseorang yang pernah berperang melawan agama Allah pun" akhirnya menjadi pedang-nya  Allah :  Khalid bin Walid Jangan memandang seseorang dari  status dan  hartanya,  karena  sepatu emas fir'aun berada di neraka,  sedangkan  terompah Bilal bin rabah terdengar di syurga. Intinya, Jangan memandang  Remeh seseorang ka...