Serang (1/11), Racana Sultan Ageng Tirtayasa dan Nyai Gede Ayu yang merupakan nama dari Pramuka Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Jumat-Sabtu kemarin telah mengadakan OTR (orientasi tamu racana) tahun 2017. Kegiatan tahunan yang diadakan sebagai bentuk diklat calon anggota Pramuka Untirta ini sangat berkesan, mengapa? Karena pada saat upacara pembukaan OTR yang dibuka langsung oleh Ka.Mabigus harian Kak Suherna yang juga menjabat Warek III Untirta saat kegiatan berlangsung turun hujan lebat namun dengan sangat luar biasa Kak Suherna mengatakan "tidak usah pakai payung, biarkan kita sama-sama merasakan berkah yang Tuhan kirimkan saat ini". Selain itu, dalam sambutannya Kak Suherna mengatakan Pramuka sebagai bentuk perwujudan pembentukan karakter harus bisa jadi yang terdepan dan mengikuti arus perkembangan zaman.
Tema OTR tahun 2017 ini yaitu dengan semangat kepramukaan kita eksplorasi diri dan karakterisasi jiwa Pramuka. Kegiatan OTR yang dilaksanakan di kampus Untirta kemudian berkemah di lapangan pondok pesantren Riyadhussalam, kec. Mandalawangi, kab. Pandeglang ini sungguh memiliki kesan mendalam bagi para calon anggota Rasatingayu (Racana Sultan Ageng Tirtayasa dan Nyai Gede Ayu) karena selama kegiatan, mereka mendapatkan materi indoor dan outdoor dari pemateri yang luar biasa, yaitu Susilawati selaku pembina putri mengenai sisminsat, Andrian mengenai motivasi, Tubagus Rahmat mengenai administrasi racana, Lia Purnamasari tentang keprotokoleran dan Hulman Fajri mengenai dinamika kelompok.
Harapannya adalah Pramuka Untirta mampu menjadi tempat pengembangan diri mahasiswa Untirta dalan mencapai tujuan hidupnya, dan menemukannya di Pramuka.
Foto: Indra Martha Rusmana Menjadi Pembina Upacara di SMPN 17 Kota Serang Upacara pengibaran bendera di SMPN 17 Kota Serang hari ini, Senin, 16 Oktober 2023 berbeda. Pembina upacara pada upacara pengibaran bendera merah putih adalah Motivator dari Bina Cerdas Mandiri (BCM) yang juga Penggiat Anti Narkoba dari GANN (Generasi Anti Narkotika Nasional) Banten, Indra Martha Rusmana. Upacara berjalan khidmat, pemimpin upacara memimpin upacara dengan begitu tegas dan lugas. Bahkan saat bendera merah putih dikibarkan, petugas pengibaran luar biasa terlihat tegas dan pas, sehingga saat bendera merah putih akan dikibarkan, begitu tepat waktunya, baik saat melaporkan bahwa bendera telah siap, maupun saat dikibarkan dengan diiringi lagu Indonesia Raya. Saat amanat pembina upacara, Indra Martha Rusmana, mengapresiasi kinerja petugas upacara pengibaran bendera pada hari Senin ini, kemudian menyampaikan beberapa hal terkait dengan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Pered...




Komentar
Posting Komentar