Serang (1/11), Racana Sultan Ageng Tirtayasa dan Nyai Gede Ayu yang merupakan nama dari Pramuka Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Jumat-Sabtu kemarin telah mengadakan OTR (orientasi tamu racana) tahun 2017. Kegiatan tahunan yang diadakan sebagai bentuk diklat calon anggota Pramuka Untirta ini sangat berkesan, mengapa? Karena pada saat upacara pembukaan OTR yang dibuka langsung oleh Ka.Mabigus harian Kak Suherna yang juga menjabat Warek III Untirta saat kegiatan berlangsung turun hujan lebat namun dengan sangat luar biasa Kak Suherna mengatakan "tidak usah pakai payung, biarkan kita sama-sama merasakan berkah yang Tuhan kirimkan saat ini". Selain itu, dalam sambutannya Kak Suherna mengatakan Pramuka sebagai bentuk perwujudan pembentukan karakter harus bisa jadi yang terdepan dan mengikuti arus perkembangan zaman.
Tema OTR tahun 2017 ini yaitu dengan semangat kepramukaan kita eksplorasi diri dan karakterisasi jiwa Pramuka. Kegiatan OTR yang dilaksanakan di kampus Untirta kemudian berkemah di lapangan pondok pesantren Riyadhussalam, kec. Mandalawangi, kab. Pandeglang ini sungguh memiliki kesan mendalam bagi para calon anggota Rasatingayu (Racana Sultan Ageng Tirtayasa dan Nyai Gede Ayu) karena selama kegiatan, mereka mendapatkan materi indoor dan outdoor dari pemateri yang luar biasa, yaitu Susilawati selaku pembina putri mengenai sisminsat, Andrian mengenai motivasi, Tubagus Rahmat mengenai administrasi racana, Lia Purnamasari tentang keprotokoleran dan Hulman Fajri mengenai dinamika kelompok.
Harapannya adalah Pramuka Untirta mampu menjadi tempat pengembangan diri mahasiswa Untirta dalan mencapai tujuan hidupnya, dan menemukannya di Pramuka.
Kisah seorang anak ================ Seorang Anak, menelpon Ayahnya yang tinggal pisah rumah dengan ibunya. Pagi itu, Ibunya sakit dan tidak bisa mengantar Anaknya sekolah seperti biasanya. Jarak sekolah 1 KM dari rumahnya, dan si Anak bertubuh lemah. Pagi itu jam 06.00 si Anak menelpon Ayahnya : Anak : "Ayah, antarkan aku sekolah." Ayah : "Ibumu kemana?" Anak : "Ibu sakit Ayah, tidak bisa mengantarkanku ke sekolah, kali ini Ayahlah antarkan Aku ke sekolah." Ayah : "Ayah tidak bisa, Ayah nanti terlambat ke kantor, kamu naik angkot saja atau ojek." Anak : "Ayah, uang Ibu hanya tinggal 10 ribu, Ibu sakit, kami pun belum makan pagi, tak ada apa-apa di rumah, kalau Aku pakai untuk ongkos, kasihan Ibu belum makan, juga Adik-adik nanti makan apa Ayah?" Ayah : "Ya sudah kamu jalan kaki saja ke sekolah, Ayah juga dulu ke sekolah jalan kaki. Kamu Anak laki-laki harus kuat." Anak : "Ya sudah, terimakasih Aya...




Komentar
Posting Komentar