Serang (1/11), Gerakan Pramuka SMA Negeri 1 Waringinkurung yang terletak di kecamatan Waringinkurung Kabupaten Serang, pada Jumat hingga Sabtu pekan lalu mengadakan kegiatan latihan kepemimpinan pramuka (LKP) Penegak yang diikuti oleh anggota pramuka yang duduk di kelas X dan kelas XI. Kegiatan yang dihadiri peserta sebanyak 80 orang ini merupakan bentuk kaderisasi pengurus ambalan yang akan berakhir masa tugasnya di bulan November ini.
Menurut pembina putra, Rohmaedi bahwa sebenarnya pergantian pengurus dilakukan Oktober, namun karena banyak kegiatan yang diikuti oleh anggota Pramuka di tingkat cabang dan daerah, maka pergantian pengurus pramuka akan dilaksanakan November ini. Pramuka SMAWAR, sebutan untuk SMAN 1 Waringinkurung ini memang dibilang aktif,hal ini dikarenakan proses pembinaan yang dilakukan memang sesuai dengan PDMPK dan karena pembina Pramuka telah mengikuti kegiatan Kursus Mahir Pembina Pramuka tingkat Lanjut dengan mengambil spesialisasi mahir penegak. Sehingga perkembangan Pramukanya luar biasa.
Kegiatan yang dibuka setelah shalat Jumat ini menghadirkan Indra Martha Rusmana yang juga merupakan aktivis Pramuka dan head of Bina Cerdas Mandiri sebagai pengisi materi Leadership dan Public Speaking. Dalam pengisian materi, tepatnya adalah sharing informasi, peserta LKP Penegak diajak untuk bermain dan praktik langsung menjadi public speaker. Hingga 2 jam berjalan, materi yang diberikan terasa sesaat, karena memang penyampaiannya yang menjadikan peserta larut dalam kebahagiaan yang ditimbulkan oleh pemateri.
Setelah kegiatan dilaksanakan di dalam lingkungan sekolah, kegiatan LKP Penegak ini pun dilaksanakan di alam terbuka. Sehingga satya dan darma Pramuka benar-benar dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Salam Pramuka!
Berdayakan UMKM Kebantenan Menjadi Fokus STIE Dwimulya Dalam rangkaian Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 2023, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dwimulya juga menggelar program pengabdian kepada masyarakat (PKM). Kegiatan pemberdayaan yang merupakan bagian dari KKM 2023 digelar pada 10 Juni 2023 dengan lokus UMKM Desa Kadubeureum Kabupaten Serang. Pemilihan UMKM juga lebih pada berbasis kearifan lokal seperti pengrajin makanan Jojorong. Perlu diketahui, Jojorong dan Opak Singkong merupakan salah satu makanan tradisional Banten yang perlu terus dikembangkan. Itu mengapa kemudian Jojorong dan Opak Singkong dapat dikatakan sebagai bentuk UMKM Kebantenan Target utama pendampingan bagi pengrajin Jojorong dan Opak Singkong adalah untuk mengangkat UMKM Kebantenan agar bisa dikenal lebih luas dan menjadi ikon produk makanan khas Banten. Sehingga ketika ada wisatawan berkunjung ke Banten mereka akan kian mengenal produk makanan tradisional Banten. Selama ini program revitalisasi masih berjalan ditemp...





Komentar
Posting Komentar